16 Kandidat Bakal Calon Walikota Makassar Bersaing Dapatkan Rekomendasi dari PDI Perjuangan

Makassar, Timeslines.id – Sebanyak 16 kandidat bakal calon wali kota bersaing mendapatkan rekomendasi dari Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP), pada Pemilihan Kepala Daerah tahun 2020. Jumlah itu final, setelah Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDIP Makassar menutup pendaftaran pada penjaringan bakal calon, Sabtu (15/09/2019) malam.

PDIP Makassar membuka penjaringan sejak 5 September 2019. Sebelumnya ada 21 kandidat yang mengambil formulir, namun sebagian tidak datang untuk mendaftar hingga tenggat Sabtu pukul 23.59 Wita.

Ketua Tim Penjaringan Raisul Jaiz menyatakan berkas pendaftaran para kandidat akan dibahas pada rapat pleno DPC PDIP Makassar. Tahapan selanjutnya bagi kandidat yang memenuhi syarat adalah menjalani wawancara serta uji kelayakan dan kepatutan di tingkat Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Provinsi Sulawesi Selatan. Adapun keputusan akhir soal bakal calon usungan bakal ditentukan di tingkat Dewan Pimpinan Pusat (DPP).

“Jadi DPC hanya melakukan penjaringan. Proses selanjutnya akan diserahkan ke DPD. Kita kemudian menunggu arahan DPP soal siapa kandidat usungan partai di Pilkada Makassar,” kata Rais seperti dilansir dari IDN Times, Sabtu (14/9/2019) malam.

DPC PDIP Makassar membuka penjaringan lewat pendaftaran langsung di Sekretariat, Jalan Serigala. Meski pengambilan formulir dapat diwakili, pengembalian atau pendaftarannya mesti dihadiri langsung oleh kandidat.

Dari 16 kandidat yang mendaftar pada penjaringan balon wali kota di PDIP Makassar, sepuluh di antaranya datang di hari terakhir atau sepanjang Sabtu. Dimulai dengan pendaftaran Wali Kota Makassar periode 2014-2019 Mohammad Ramdhan ‘Danny’ Pomanto di pagi hari. Pendaftar terakhir adalah Aliyah Mustika, istri Wali Kota Makassar periode 2004-2014.

PDIP merupakan partai pertama yang membuka penjaringan bakal calon wali kota di Makassar. Nama-nama kandidat yang mendaftar merupakan tokoh populer yang sama ini memang ramai disebut-sebut bakal bertarung di Pilkada 2020. Mereka 14 pria, dua wanita.

Di antara kandidat, misalnya terdapat Wakil Wali Kota Makassar periode 2014-2019 Syamsu Rizal. Ada Munafri Arifuddin, CEO klub sepak bola PSM Makassar yang jadi calon tunggal di Pilkada Makassar tahun 2018. Dari internal PDIP ada dua nama, yakni Yagkin Padjalangi dan H Alimuddin.

Tak semua populer di dunia politik. Ada juga kandidat yang berpengalaman di bidang lain, seperti Fadly Ananda yang berprofesi dokter, Irman Yasin Limpo sebagai pejabat pratama di Pemerintah Provinsi Sulsel, serta Muhammad Ismak yang pengacara.

Siapa yang akan mendapatkan rekomendasi PDIP untuk mencalonkan diri di Pilkada? Ketua DPC PDIP Makassar Andi Suhada Sappaile belum bisa menebak.

“Semua bakal calon punya peluang sama untuk diusung. Hanya saja ada sistem penjaringan yang diatur partai untuk menyeleksi mereka, baik itu berkas, hasil survei dan beberapa indikator penilaian lainnya,” kata Suhada.

Berdasarkan Peraturan KPU Nomor 15 Tahun 2019 tentang Tahapan Pilkada Serentak, Pilkada akan dimulai dengan tahapan perencanaan program dan anggaran pada 30 September 2019. Sosialiasi kepada masyarakat dimulai pada 1 November 2019, sedangkan pembentukan PPK, PPS, dan KPPS dimulai sejak 1 Januari 2020.

Untuk Pemilihan Wali Kota, KPU Kota akan menggelar pemutakhiran dan penyusunan daftar pemilih mulai 27 Maret 2020, sebelum menetapkan daftar pemilih tetap pada 17-18 Juli 2020. Penetapan pasangan calon diagendakan 8 Juli 2020.

Khusus pasangan calon wali kota perseorangan sudah mesti menyerahkan syarat dukungan kepada KPU Kota mulai 11 Desember hingga 5 Maret 2020. Syarat dukungan berupa pernyataan tertulis dan salinan KTP dari masyarakat selanjutnya akan diteliti, sesuai syarat minimum yang diwajibkan. Hanya yang memenuhi syarat, dapat mendaftarkan diri pada pencalonan.

Masa kampanye, menurut jadwal akan berlangsung antara 11 Juli-19 September 2020. Adapun pemungutan suara digelar 23 September 2020.

Berikut nama kandidat bakal calon wali kota Makassar yang mendaftar lewat penjaringan PDIP:

Syamsul Rizal
H. Alimuddin
Yagkin Padjalangi
Munafri Arifuddin
Zulkriansyah S. Latief
Taufiqqulhidayat Ande (Onasis)
Ramdhan ‘Danny’ Pomanto
Dr. Fadli Ananda
Andi Bashar
Syarifuddin dg. Punna
Muhammad Ismak
Julianti Noor
Andi Mustaman
Irman Yasin Limpo
Rivaldi
Aliyah Mustika Ilham