Bantu Masyarakat Kecil, 2 Milyar Siap Dikucurkan Untuk Usaha Mikro

Direktur Utama PT Lembaga Keuangan Mikro (LKM) Kerawang Drs. H. Wawan Setiawan,saat menerima penghargaan atas kinerjanya dalam pelaksanaan program Keuangan Mikro di Kabupaten Karawang. (TL Photo)

Jakarta, TL.id – Pemerintah Kabupaten Karawang siap mengucurkan anggaran sebesar Rp. 2 Milyar, yang diperuntukkan bagi para pengusaha kecil. Informasi ini tentunya membawa angin segar bagi para pelaku usaha Industri Kecil di Kabupaten Karawang. Anggaran ini akan diluncurkan selain untuk pengembangan usaha masyarakat Karawang, juga dalam rangka memberantas maraknya pelepas uang yang mengarah kepada rentenir, dimana saat ini sedang marak terjadi di Kabupaten Karawang.

Direktur Utama PT Lembaga Keuangan Mikro (LKM) Kerawang Drs. H. Wawan Setiawan, mengatakan program LKM yang dijalankan ini merupakan salah satu program kerja dari Bupati Karawang dalam rangka memberantas bank emok atau pelepas uang, demi terciptanya perekonomian yang kondusif di kalangan pengusaha kecil di Kabupaten Karawang.

“Program LKM ini untuk  membantu masyarakat para pengusaha kecil di Kabupaten Karawang yang tentunya sekarang ini sedang terjadi dengan maraknya bank emok atau pelepas uang atau bank keliling. Kami memberantas itu dalam program Bupati Kabupaten Karawang memberantas rentenir yang ada di kabupaten kerrawang. Hasilnya Alhamdulillah, memang program Bupati ini baru dua tahun. Kami salah satunya yang mensukseskan itu, yakni mengentaskan bank emok atau rentenir,” ujar H. Wawan, saat menerima penghargaan dari Mediatama Awards beberapa waktu lalu di Jakarta.

Wawan, mengungkapkan, di tahun 2020 ini target untuk di Kabupaten Karawang cukup besar. Sekitar Rp. 2 miliar lebih akan segera digulirkan artinya dana ini naik 100% dari tahun 2019. Di Kabupaten Karawang itu ada 30 Kecamatan, masih kata H. Wawan, tetapi belum terjangkau semua mengingat program Bupati ini baru dilaknsakan.

“Bupati saat ini baru satu periode. Untuk dana di tahun 2019 memang sudah mencakup hampir 30 Kecamatan, namun belum seluruhnya dinikmati oleh para pengusaha kecil. Target kami per Kecamatan hampir dari 200 orang. Berarti ada 200 juta kalau per satu juta pinjaman, dimana pinjaman ini diketahui oleh para kepala desa yang berkompeten. Verifikasinya melalui itu,” katanya.

Bagi para pengusaha kecil yang ada di Kabupaten Karawang yang ingin mengajukan pinjaman, LKM memberikan kemudahan, antara lain tanpa agunan dan juga suku bunga lebih rendah.

“Suku bunga kami hanya 6% per tahun, artinya hanya sekitar 0,5% per bulan, itu pun kami memberikan pengembalian tidak langsung tapi mereka saya anjurkan untuk menabung. Jadi kita autodebet dari tabungan. Dari mulai dari tabungan nanti dia autodebet pada saat itu. Mau mingguan atau bulanan,” terangnya.

Sebagai informasi, saat ini LKM telah menjejaki kerjama dengan Dinas Sosial tentang keluarga harapan. Dimana keluarga harapan ini berasal dari mereka-mereka yang telah berhasil dalam usahanya, yang saat ini telah mandiri atau tidak dibiayai oleh pemerintah.

Penulis:

Baca Juga