GPJ Ajak Polri Bersinergi Dalam Menjaga Kamtibmas

TS.id, Jakarta- Dalam rangka menyambut datangnya bulan suci Ramadhan 1441 Hijriah, Pengurus Besar Gerakan Pemuda Jakarta (PB GPJ) memberikan paket Ramadhan untuk warga kurang mampu di sekitar markas PB Gerakan Pemuda Jakarta, jalan Otista 3 Kebon Nanas Utara, Jakarta Timur, Kamis (23/4/2020).

Sembako yang berupa minyak goreng, telur ayam, masker, gula, teh, mie instan dan beras diberikan langsung oleh Panglima GPJ Ade Selon dengan menyalurkan ratusan paket sembako kepada warga.

Dirinya menyampaikan, "terima kasih dan apresiasi setinggi-tingginya kepada semua pihak yang telah ikut berpartisipasi membantu dan para donatur yang mempercayai kami Gerakan Pemuda Jakarta untuk menyalurkan bantuan untuk warga yang terdampak virus covid-19. Kami pun mengajak seluruh komponen anak bangsa dan semua pihak bisa ikut berpartisipasi membantu baik moril maupun material, serta membangun rasa solidaritas dan kepedulian sesama, GPJ membuka posko terpadu gerakan peduli sesama untuk menerima dan menyalurkan bantuan untuk masyarakat yang terkena dampak covid-19," ucapnya.

Ade Selon juga mendorong penuh Polri untuk ajak peran masyarakat dalam menjaga Kamtibmas selama berlangsung PSBB dan bulan suci Ramadhan karena marak terjadi tindak kriminalitas, maka Gerakan Pemuda Jakarta mengajak masyarakat untuk proaktif membantu Polri menjaga Kamtibmas di wilayah masing-masing. "Polri tidak bisa berkerja sendiri tanpa ada dukungan dan peran serta masyarakat maka dari itu kami Gerakan Pemuda Jakarta mendorong penuh Polri untuk ajak peran masyarakat jaga stabilitas keamanan dan Kamtibmas di wilayah masing-masing," tegasnya.

Dirinya juga meminta agar Polri segera menindak tegas dan terukur bagi para penjahat jalanan dan pelaku kriminalitas yang sangat meresahkan masyarakat.

Selain itu, kami Gerakan Pemuda Jakarta pun mendorong Gubernur Jakarta Anies Baswedan untuk segera mengevaluasi anak BUMD DKI Jakarta yaitu PD Pasar Jaya perihal keterlambatan saat pendistribusian bantuan sosial dan tidak merata karena masih ada yang tidak mendapatkan bantuan, kami mendapatkan laporan dari warga yang tidak mendapatkan bantuan bahkan yang bukan warganya malah dapat bantuan, jangan bermain-main dengan bantuan untuk warga miskin.

Dirinya merasa prihatin dengan banyaknya warga yang belum mendapatkan bantuan. "Bahkan sampai hari ini, beberapa wilayah tidak merata pembagian bantuan sembako oleh Pemprov DKI Jakarta. Karenanya saya mempertanyakan anggaran yang sangat minim milik Pemprov DKI Jakarta dalam wabah covid-19 terutama dalam kebijakan PSBB tanpa adanya bantuan yang merata," tukasnya.

Penulis:

Baca Juga