PTUN Jakarta Gelar Rapid Test Khusus Pegawai

Dari kiri : Barisan ketiga Taufik Perdana Ketua Panitia Penyelenggaran Rapid Test PTUN Jakarta
Dari kiri : Barisan ketiga Taufik Perdana Ketua Panitia Penyelenggaran Rapid Test PTUN Jakarta

Jakarta, Timesline - PTUN Jakarta menyelenggarakan Ravid Test, Rabu. 20/05/2020 di Gedung PTUN sementara Jalan. Pemuda Rawamangun Jakarta Timur. Ravid Test diselenggarakan atas permintaan lembaga peradilan TUN Jakarta yang dimohonkan Taufik Perdana, S.H,.M.H  sebagai Ketua Panitia penyelenggara Ravid test yang mengajukan permohonan pada Suku Dinas Kesehatan (SUDINKES) Jakarta Timur.

Untuk selanjutnya Sudinkes Jakarta Timur merujuknya pada Pukesmas, Kecamatan Pulogadung Jakarta Timur untuk melakuan Ravid Test dikalangan pegawai PTUN Jakarta.

Pukul 08.30 Wib Tim Medis yang terdiri dari sepuluh (10) orang mulai melakukan Ravid Test yang diawali orang pertama di Ravid Test Ketua PTUN Jakarta DR. Hari Sugiharto, S.H,.M.H, lalu kepada para hakim dan jajaran pegawai PTUN Jakarta.

Ravid Test selesai pada pukul 11.23 Wib, 10 Tim Medis yang diketuai Dimas Cahyo Setyono meninggalkan Gedung PTUN Jakarta dengan mengendarai mobil ambulance dari Pukesmas Kecamatan Pulogadung Jakarta Timur.

Di temui wartawan Timesline Rabu, 20/05/2020  ketua panitia, di Pengadilan TUN Jakarta Jalan. Pemuda Rawamangun Jakarta Timur Taufik mengatakan,” Dengan adanya wabah pendemo Covic19 yang masih terjadi sampai saat ini  PTUN Jakarta masih melakukan aktivitas persidangan seperti biasanya,” tuturnya

Lanjut taufik,” yang mana kerumunan orang tidak dapat di hindarkan walaupun  standar prosedur kesehatan pencegahan Covic 19 seperti pemakaian wajib Masker  bagi pengunjung dan pegawai PTUN Jakarta, wajib mencuci tangan dengan sabun dan Han sanitizer yang telah di sediakan, pengukuran suhu badan bagi pengunjung & pegawai.

“ Untuk mengurangi orang kerja di lingkungan kantor telah pula di lakukan WFH bagi  pegawai & Hakim di lingkungan PTUN Jakarta, namun tidak cukup dengan itu  dengan demikian  persidangan di PTUN Jakarta tetap memiliki resiko yang tinggi terhadap penularan covid19 yang walaupun telah di lakukan prosedur keselamatan pencegahan covid 19, oleh karena itu perlu di lakukan  Repot test,” ungkap Taufik.

“Oleh karena itu sangat perlu untuk di lakukan  Repot test yang di ikuti oleh seluruh komponen  PTUN Jakarta  mulai dari Ketua Pengadilan TUN Jakarta, Hakim & para pegawai serta honorer   yang seperti kita lakukan dan kita saksikan tadi siang di ruang sidang utama KARTIKA PTUN Jakarta,” Jelasnya.

Ravid Test dilakukan dikalangan pemerintah, swasta, TNI dan Polri sangat diperlukan, hal ini bertujuan agar penyebaran pandemi Virus Corona dapat di antisipasi penyebaran sedini mungkin menginggat baik ODP dan PDP di masyarakat semakin bertambah epideminya, ini dibuktikan dengan hasil data sementara ODP: 262.919, PDP: 34.360, Positif: 16.496 Sembuh: 3.803, Meninggal: 1.076. Data pada hari Rabu, 20 Mei 2020.

Penulis: Edi

Baca Juga